HAKIKAT SUAMI & ISTRI DALAM KELUARGA

    Hakikat seorang istri adalah sebuah pengabdian dan hakikat seorang suami adalah tanggung jawab. Ketika seorang wanita telah dipinang dan sah menjadi istri seseorang, saat itu juga tanggung jawab yang dahulunya dilakukan oleh orang tua si istri ini berpindah ke suaminya.

    Seorang istri sudah seyogyanya mentaati perintah suami, dalam hukum islam surga seorang istri terletak pada Ridha suaminya, maka jika suami tidak ridha walaupun kecil terhadap ucapan ataupun perbuatan istrinya, maka malaikatpun akan datang mengutuk istrinya sampai suaminya ridha kepadanya dan tentunya ini merupakan dosa besar dalam pernikahan.

    Memang berat sebagai seorang istri, namun Allah SWT telah mentakdirkan demikian, status seorang istri dalam hubungan rumah tangga yang harus senantiasa mentaati dan mengikuti perintah suami, jangan sampai seorang istri berani meninggikan suara dihadapan suaminya, itu perkara yang Haram hukumnya dalam pernikahan.

    Seorang suamipun memiliki beban yang tidak ringan, ketika belum berkeluarga dia hanya memikirkan dirinya sendiri dan orang tuanya, namun ketika sudah menjalin hubungan keluarga, dia mau tidak mau memikirkan tiga hal: keluarganya (istri dan anak-anaknya), orang tuanya, dan dirinya sendiri. Proporsi ketiganya haruslah seimbang agar seorang suami sekaligus anak dan individu ini mendapatkan kebahagiaan dalam menjalani hari-hari di kehidupannya.

    Seorang suami dengan tanggung jawab menafkahi keluarganya, mereka bekerja keras demi keluarganya agar bisa hidup layak dan berkecupukan, mereka kesampingkan rasa nyaman, mereka alami ketidaknyamanan dan ketidakpastian dalam pekerjaan sehari-harinya, mereka pertaruhkan nyawanya, mereka mendapat cemoohan, kritikan, teguran, permasalahan, namun mereka tidak menghindar dan menghadapinya, itu semua ia lakukan karena ada tanggung jawab yang melekat pada dirinya.

    Maka dari itu kehidupan rumah tangga bisa Sakinah Mawadah dan Warahmah jika kita sebagai individu dalam keluarga mengerti posisi dan peran masing-masing, tugas pokok seorang suami adalah mendidik&menafkahi istri dan anak-anaknya sampai dia wafat, dan tugas pokok seorang istri adalah melayani suaminya dan membuat tenang baik ketika bersamanya ataupun ketika tidak bersamanya, selain itu seorang istri harus bisa menjaga harta suaminya, hal inipun diajarkan dalam agama islam untuk seorang istri menjaga harta dan kehormatannya ketika ditinggal pergi oleh suaminya berperang. Dalam kondisi sekarang, berperang dapat diartikan pergi dari rumah untuk keperluan seperti bekerja, bersilaturahmi, beribadah dan sebagainya yang dalam pelaksanaanya adalah untuk menegakkan agama islam.



Komentar

Postingan Populer