Langsung ke konten utama

Postingan

apakah mungkin suatu saprolit dengan kadar assay Ni kurang dari 1

  Sangat mungkin. Saprolit dengan kadar assay Ni (Nickel) < 1,00% merupakan kondisi yang wajar dijumpai pada endapan nikel laterit. Zona saprolit tidak selalu memiliki kadar Ni tinggi karena kadar tersebut dipengaruhi oleh batuan induk, tingkat pelapukan, mobilisasi unsur selama proses lateritisasi, serta mineral pembawa nikel. Namun, dalam pemodelan geologi dan estimasi sumber daya, perlu dipastikan apakah material tersebut benar-benar saprolit secara geologi atau sebenarnya zona transisi maupun limonit bawah. 1. Mengapa saprolit bisa memiliki kadar Ni di bawah 1%? A. Karakteristik batuan induk Batuan ultramafik, seperti harzburgit dan dunit, memiliki kandungan Ni awal yang bervariasi. Komposisi batuan induk dan mineral primer yang mengandung Ni memengaruhi kadar Ni pada saprolit hasil pelapukan. B. Pengayaan nikel tidak merata Selama lateritisasi, Ni dapat tercuci dari zona tertentu dan terakumulasi di zona lain. Akibatnya, saprolit dapat memiliki kadar rend...
Postingan terbaru

MEMBEDAKAN GARNIERIT DENGAN MALACHITE

  MALACHITE Ciri paling khas Malachite sering memiliki pola hijau berlapis atau konsentris . Pada batuan, bisa terlihat sebagai: coating hijau pada permukaan atau rekahan; vein/veinlet hijau; massa botryoidal seperti kumpulan gelembung; pola banding hijau muda–hijau tua; material hijau yang cukup kompak. Malachite → hijau emerald sampai hijau tua → dapat mempunyai pola banding/botryoidal → berada pada zona oksidasi mineralisasi Cu → indikasi Cu-karbonat → assay akan menunjukkan Cu signifikan photos malachite GARNIERIT Garnierit hijau apel/hijau kekuningan umumnya waxy/greasy dan relatif lunak berada pada saprolit ultramafik indikasi Ni-silikat assay biasanya menunjukkan Ni signifikan photos garnierit

BATUAN ANDESIT

  BATUAN ANDESIT Gambar batuan andesit DEFINISI Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari proses pendinginan dan pembekuan magma atau lava. Magma memiliki sifat volatile yang berada di bawah permukaan bumi, sedangkan lava adalah magma yang telah keluar ke permukaan melalui aktivitas vulkanik. Proses pembekuan ini menghasilkan batuan dengan karakteristik yang berbeda-beda, tergantung pada lokasi dan kecepatan pendinginannya. Secara umum, batuan beku memiliki ciri-ciri sebagai berikut: ·       Bertekstur kristalin karena tersusun atas mineral-mineral yang mengkristal saat magma membeku. ·       Tidak memiliki lapisan (non-stratifikasi), berbeda dengan batuan sedimen. ·       Umumnya keras dan kompak. ·       Warna bervariasi, mulai dari terang hingga gelap, bergantung pada kandungan mineralnya. Berdasarkan tempat pembentukannya, batuan beku dibagi menjadi tiga jen...