Waktu itu aku masih duduk di bangku sekolah dasar, adakalanya saat malam hari bapak meninggalkanku untuk yasinan di tempat orang yang terkena musibah. Entah apa yang membuatku lebih suka tidur diluar daripada tidur didalam rumah. Sehabis salat Isya sekitar pukul 20.00 WIB, Bapak bilang kepadaku kalau dia akan yasinan di tempat warga desa sebelah. Biasanya Bapak berangkat bersama rekan-rekan santri yasinan di kampung. Halaman rumahku cukup luas, bisa untuk parkir 3 mobil. Di depan halaman ada bekas gapura dan ada tempat duduknya. Aku biasa menghabiskan malam di sana jika Bapak tidak ada di rumah. Waktu aku di luar sendirian, tetangga di depan rumah mengajakku untuk ke rumahnya sembari menunggu bapak pulang. Di sana aku bisa menonton tv sambil rebahan. Ketika aku terbangun, aku sudah berada di kasur rumah dan bapak sudah berada di sebelahku. Tetanggaku bekerja sebagai karyawan jahit di sebuah konveksi di daerahku dan suaminya bekerja sebagai tukang bangunan. Karena anak tetanggaku...
Menyuguhkan segala sesuatu yang berkaitan dengan ilmu kebumian dengan selingan cerita pendek kehidupan