1. LEBIH BAIK MENCOBA DARIPADA TIDAK SAMA SEKALI
- studi kasus, keseharian kita yang sering terjadi :
Setiap orang pasti pernah berbelanja ke toko IndoApril atau Alpamaret. Terkadang kita ke sana tidak sendirian, terkadang bersama keluarga kita, menggunakan sepeda motor misalnya. Nah, terkadang salah satu dari kita tidak turun dari motor dan menunggu keluarga kita berbelanja di dalam.
Sudah pasti namanya orang belanja di toko, pastilah dari pihak toko sudah mempersiapkan lahan untuk tempat parkir, kan. Nah, yang terjadi di sini ketika kita mau pulang, ada tukang parkir yang merasa kita harus membayar parkir, padahal kendaraan selama di sana kan bersama kita, kita juga yang menjaga dan mengawasinya, toh juga tidak turun dari kendaraan.
Lebih baik kita ambil peluang fiktif-fiktif antara kena omelan dan kita tidak bayar, atau kita bayar tapi ngedumel di belakang ?
Intinya lebih baik kita mencoba terlebih dahulu daripada berasumsi yang belum pasti akan kebenaran-nya
2. PERGUNAKAN UANGMU UNTUK MEMBELI PENGALAMAN HIDUP
-Studi kasus, ketika kita pelit terhadap diri sendiri terkait apa yang jasmani dan rohani kita perlukan, itu sebuah kesalahan besar.
Pergilah ke tempat-tempat yang belum pernah kamu kunjungi, pergunakanlah sebagian uangmu untuk mengeksplor keindahan dan keunikan tempat-tempat yang belum pernah kamu kunjungi untuk mendapatkan pengalaman. Pengalaman akan abadi di dalam hatimu,sedangkan uang akan tetap habis untuk hal-hal yang terkadang tidak begitu penting. Selagi kita masih diberikan kesempatan untuk berwisata, maka berwisata lah dengan bahagia.
3. RATUKAN ORANG TUAMU MAKA HIDUPMU AKAN DIMUDAHKAN
- Ini yang sering menjadi masalah dan pertentangan ketika sudah berumah tangga. Saya pernah membaca kutipan dari Gubernur Kalimantan Tengah, Bapak Sugianto Sabran, dalam surat kabar Kalteng Pos, di mana beliau selalu berusaha memuliakan orang tua. Tak disangka, rezeki semakin berlimpah. Meskipun kita sudah berkeluarga, jangan pernah lupakan orang tua, karena mereka semakin renta dan kemampuan fisiknya sudah tidak seperti saat kita masih remaja. Maka, sebisa mungkin usahakan apa yang orang tua inginkan terlepas untuk keperluan mereka ataupun yang mereka inginkan terhadap kita, tanpa mengesampingkan adab.
4. GEN Z ATAUPUN MILLENIAL, MENTAL TETAPLAH BABY BOOMERS
-Banyak beredar , bahwasanya gen Z memiliki kecenderungan untuk bekerja sesuai dengan keinginan mereka dan tidak tahan akan kritik, pressure pekerjaan, tidak tahan akan ketidaknyamanan. Di lain sisi, generasi baby boomer menganggap kritik, pressure pekerjaan, ketidaknyamanan adalah hal yang lumrah dalam bekerja, yang penting gaji kita rutin dibayarkan.
Tidak ada pekerjaan yang nyaman, yang ada adalah kemampuan kita untuk bodo amat dengan kondisi dan tetap bekerja sesuai dengan jobdesk atau membiasakan ketidaknyamanan itu dalam pekerjaan, karena ketidaknyamanan tidak akan berlangsung selamanya juga. Akan ada saat di mana ketidaknyamanan menjadi hal yang masih bisa ditolerir asalkan kita dibayar dengan baik.
5. LAKUKAN APA YANG INTUISIMU KATAKAN, INI BAGUS, BAIK, PELUANG DAN PERLU DILAKUKAN
-Setiap orang punya intuisi, hanya saja ada yang kuat dan lemah, kuat karena sering diasah dan kemampuan intuisi ini membawa kepada kebaikan orang yang mengamininya, sedangkan intuisi yang lemah karena sering dikalahkan oleh logika dan kondisi lingkungan.
Ikutilah intuisi atau kata hatimu untuk hal-hal yang masih fiktif-fiktif.
Komentar
Posting Komentar