Waktu di Puncak Bogor, aku bilang ke istriku, “Nanti saja ya berhentinya.” Nanggung, tadi baru aja berhenti. Perjalanan terus berlanjut hingga sampai di SPBU sebelum masuk Kota Cianjur. Kami berhenti di sana selama kurang lebih 30 menit. Istriku ke toilet sekalian salat Dzuhur, sedangkan aku duduk di depan outlet SPBU bersama Zahra yang sedang asyik bermain kucing. Sesekali dia minta sisa snack yang kami beli di SPBU Padjadjaran untuk diberikan kepada kucing yang kami temui di pelataran SPBU. Sambil sesekali aku menegurnya untuk tidak terlalu keluar dari area teras outlet.
Setelah istriku selesai sholat, kami
istirahat sebentar di sini. Setelah semuanya terasa cukup, kami pun melanjutkan
perjalanan. Akhirnya, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam dari SPBU
ini, kami sampai di kota Cianjur dan memutuskan untuk makan di daerah ini. Akhirnya,
tanpa sengaja kami menemukan rumah makan yang ramai dan tempatnya bagus.
Rasanya kami perlu mencobanya.
Resto Alam Sunda
Rumah makan ini bernama ‘Alam
Sunda’. Halaman parkiran-nya sangat luas, begitu juga dengan area utama restonya,
meja besar dan panjang yang terbuat dari kayu jati yang sudah dipernis, begitu juga
dengan kursinya. Ada juga ruangan yang lesehan. Aku memilih ruangan yang duduk
dengan kursi panjang. Makanan disini disajikan secara prasmanan dan pembayaran-nya
belakangan setelah makan.
Istriku mengambil gurame goreng,sayur
asam,ca kangkung, dan nasi sebakul yang langsung dihidangkan oleh pelayan
beserta lalapan . Aku memesan air kelapa murni batokan dan istriku meminta es
batu untuk ditambahkan pada teh yang sudah disediakan di meja. Sepertinya teh
di meja memang sengaja diberikan gratis. Ketika petugas datang mendata hidangan
yang kami pesan, petugas tidak menambahkan teh manis yang ada di meja, dan
memang kami tidak memesan teh. Setelah petugas selesai mendata pesanan kami, ia
pun menyerahkan menu yang sudah dia ceklis untuk nanti aku bawa ke kasir saat
pembayaran.
Kami makan di sana habis
Rp120.000, terbilang worth it untuk menu yang kami ambil dan tempat yang
disediakan berasa lega juga bersih. Aku merekomendasikan jika kamu sedang
berada di Kota Cianjur untuk mencoba mampir ke Restoran Alam Sunda. Setelah
selesai membayar, kami pun melanjutkan perjalanan. Perjalanan selanjutnya
adalah Padalarang dan Cimahi sebelum sampai ke kota tujuan akhir,
Kota Bandung. Selama kurang lebih 2 jam perjalanan dari Cianjur, kami singgah sebentar di SPBU
Padalarang, tepat berada di sebelah kanan sebelum tikungan. Kami istirahat
di sana selama kurang lebih 30 menit sebelum kami melanjutkan perjalanan
kembali.
Perjalanan dari Padalarang
ke Cimahi terasa berat, dengan jalan yang berlubang, banyak tikungan,medan
yang menanjak, dan saat itu sedang macet. Banyak truk dan minibus yang terjebak
kemacetan. Perjalanan harus lebih fokus dan berhati-hati karena jalanan basah
sehabis diguyur hujan. Masih 60 km untuk sampai di Kota Bandung. Motor
harus menyelip kanan-kiri dan lebih sering menggunakan bahu jalan tambahan di
sebelah kiri, sambil mencari jalan yang bisa dilalui saat stuck di bahu
jalan sebelah kiri. Sampailah kami di Kota Cimahi. Jalanan sudah lebih
baik, namun masih macet.
Perjalanan tinggal 15 menit lagi untuk sampai di pusat Kota Bandung. Tujuan kami ada di sekitar Gedung Sate. Tempat penginapan yang cukup murah namun lumayan bagus terbilang worth it untuk trip kami kali ini. Reedoorz Gedung Sate 2, kami sampai di depan penginapan sekitar sehabis magrib dan aku langsung memesan kamar untuk menginap malam ini. Akhirnya kami dapat kamar di lantai paling atas, lantai 5, kamar No.512. Sebenarnya aku tidak menyukai wallpaper dindingnya. Terkesan klasik yang berlebihan dan motifnya sudah jadul. Aku lebih suka yang polos. Kami lanjut mandi, sembari mempersiapkan pakaian untuk acara besok pagi.
Next….



Komentar
Posting Komentar