Langsung ke konten utama

Singkong Bakar Sore Hari

 Hari ini aku tidur siang setelah pulang bermain dari rumah kawanku, ayahku sudah pulang dari sekolah, sewaktu sepeda motornya terdengar sayup-sayup dari kejauhan, aku mencoba memastikan itu bapakku, dan ketika melihat bapak, aku berlari ke rumah. Berharap bapak membawakan sesuatu untukku. Sore ini bapak mengajakku ke sawah untuk menaman palawija di atas tanggul dan memeriksa tanaman benih kedelai yang disemai kemarin. Setelah aku bangun tidur, aku pergi ke kamar mandi untuk mandi kemudian mengambil air wudhu dan bergegas sholat ashar. Sekitar pukul 15.30 bapak sudah bersiap untuk berangkat ke sawah, akupun juga mempersiapkan diri dengan dan membawa peralatan yang bapak perlukan. Kami kemudian menempuh perjalanan sekitar 15 menit ke sawah dengan sepeda motor, sesampainya di sawah, bapak memarkirkan sepeda motornya. Sepeda motor bapak adalah sepeda motor supra yang dibeli ibu waktu aku masih kelas 4 sekolah dasar, sepeda ini ringan, cc nya kecil tetapi bandel dan irit.

Aku dibelakang bapak menuruni sawah dan berjalan diatas pematang sawah menuju ke tegalan, di tegalan tengah sawah ada berbagai macam pepohonan, seperti pohon munggur, pohon papaya, pohon mangga dan di sekelilingnya ditanami pohon singkong. Pada saat itu musim kemarau, masih ada sisa jerami hasil panen yang sengaja ditinggalkan di tegalan, aku mengambil ranting-ranting pohon yang jatuh dan mengumpulkan dedaunan, sore itu bapak mengambil singkong langsung dari pohonnya dan bapak meletakkan singkong-singkong itu di dalam ranting pohon yang aku kumpulkan, kemudian bapak menutupinya dengan jerami. Tak lama kemudian dinyalakanlah jerami itu dan makin lama makin membesar apinya hingga padam tersisa bara api. Setelah kurang lebih 30 menit, bapak mencoba mengambil sebagian singkong yang dibenamkan, mengecek apakah sudah masak sempurna ataukah masih perlu dibenamkan lagi.

Beberapa biji singkong bapak keluarkan dan sudah masak sempurna, tercium aroma khas singkong bakar yang terasa menggiurkan, bapak membuka beberapa singkong yang masih panas, sewaktu dibuka singkong-singkong itu mengeluarkan kepul asap, sembari meniup-niup kami makan singkong dan duduk bersebelahan. Tak lama setelah melahap satu biji singkong, bapak kembali mengerjakan pekerjaan sebelumnya dan akupun menunggui bapak sambil menghabiskan sisa singkong yang ada. Tak terasa sudah hampir 2 jam kami di sawah dan matahari sudah mulai tenggelam, muncul awan jingga di ufuk barat dan kamipun bersiap untuk pulang kerumah. Kembali kami menempuh rute yang sama dan sesampainya di rumah, tepat adzan magrib berkumandang, akupun lekas mandi dan berganti baju untuk sholat berjamaah di masjid bersama bapak.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perhitungan kebutuhan alat berat penambangan batubara

  Dalam project penambangan terdapat beberapa point penting yang harus dianggarkan demi tercapainya target produksi. Point point penting adalah sebagai berikut : 1.        Fuel Cost 2.        Rent Cost 3.        Remuneration/salary 4.        Meals 5.        Consumable and Safety Fuel cost adalah budget bulanan yang wajib dikeluarkan Perusahaan untuk membisayai penggunaan fuel alat-alat operasional, seperti excavator, Dump truck, grader,dozer,Light vehicle (LV), genset dll. Sedangkan Rent cost adalah budget bulanan yang wajib dikeluarkan Perusahaan untuk membiayai biaya sewa alat-alat opersasional tersebut diatas, mau kita sewa ataupun milik pribadi tetap dianggarkan biaya pemakaian alat tersebut. Remuneration atau lebih dikenal dengan istilah gaji karyawan adalah budget bulanan untuk membayar kerja karyawan, biasanya...

Karakteristik Cekungan Salawati

KARAKTERISTIK CEKUNGAN SALAWATI DARI TATANAN TEKTONIK DAN HUBUNGANYA DENGAN PETROLEUM SYSTEM Agus Sabar Sabdono 21100112130051 soebaragoes@yahoo.com Teknik Geologi Universitas Diponegoro ABSTRAK Cekungan Salawati adalah cekungan migas yang berada di papua. Batuan sumber daerah Cekungan Salawati berasal dari batu lempung dan serpih Formasi Klasafet, batu gamping pada Formasi Kais dan batu lempung dan serpih pada Formasi Klasaman awal. Formasi yang diperhitungkan akan menghasilkan hidrokarbon adalah Formasi Kais. Jebakan hidrokarbon di Cekungan Salawati terdapat di Formasi Kais berupa kompleks terumbu karbonat dan karbonat paparan yang tersesarkan. Jebakan dalam jumlah yang lebih kecil ada di Formasi Klasafet dan Klasaman. Batuan penutup (seal rock) berupa serpih karbonat dari formasi Klasafet dan batu gamping kristalin Formasi Kais. Batuan yang menjadi overburden adalah batuan gamping (limestone) pada Formasi Kais, dan clay pada Formasi Klasafet, Klasaman dan Sele. Ka...

Formasi Tanjung (Tet), Formasi Puruk Cahu (Tomc), Formasi Pamaluan (Tomp), dan Formasi Gunung Api Malasan (Tomv)

  ANALYSIS ROCK FORMATION Source:   Mineral dan Batubara (esdm.go.id) 1.         Formasi Tanjung (Tet) Formasi ini berumur eosen, didalam peta ditunjukan dengan warna kuning, formasi ini menghasilkan endapan Batubara dengan kalori CV gar > 5000 kalori, dengan litologi batuan berupa batulempung, batupasir, Batubara dengan dominasi batulempung yang relative tebal. Batubara pada formasi ini termasuk medium kalori dengan multi seam. 2.        Formasi Puruk Cahu (Tomc) Formasi ini berumur oligosen-miosen, pada peta ditunjukan dengan warna hijau tua, formasi ini menghasilkan endapan Batubara dengan kalori gar > 5000 kalori dengan seam Batubara yang bervarasi antara 0.5m- 4 m didominasi perselingan batulempung dan batubasir. Batubara pada formasi ini termasuk Batubara medium kalori dengan multi seam, dan berumur lebih muda jika dibandingkan dengan Formasi Tanjung. 3.        Formasi Pamaluan (To...